Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muslim. Tampilkan semua postingan

Gempa guncang Afghanistan, 80 tewas

Written By T Noval Ariandi on Selasa, 12 Juni 2012 | 03.08

Lebih dari 80 orang dikhawatirkan tewas setelah tanah longsor yang dipicu dua gempa bumi berkekuatan 5,4 skala Richter mengguncang Provinsi Baghlan di kawasan utara Afganistan.

"Ini adalah sebuah bencana kemanusiaan. Satu desa hilang seluruhnya," kata seorang pejabat Provinsi Baghlan kepada BBC.

Akibat gempa tersebut sebagian dinding gunung runtuh dan mengubur lebih dari 23 rumah di sebuah desa di distrik Borka.

Sementara itu Kepala Kepolisian setempat Brigadir Jenderal Asadullah Sherzed seperti dikutip kantor berita Pajhwok mengatakan kerusakan parah diderita desa Mullah Jan. Sherzad meminta pemerintah pusat segera mengirimkan bantuan untuk mencari korban yang tertimbun reruntuhan.

Para sukarelawan, lanjut Sherzad, terus berupaya menggalil reruntuhan dengan menggunakan sekop, kapak hingga tangan telanjang mencari korban selamat.

Korban selamat

Sejauh ini baru ditemukan dua korban selamat dari seluruh desa yang tertimbun. Mereka seorang warga bernama Juma Khan dan Samad, seorang pelajar. Khan selamat karena pada saat bencana terjadi dia tengah berada di desa lain untuk menggiling gandum. Sedangkan Samad tengah bersekolah di desa tetangga saat tanah longsor menghantam desanya.

Sementara itu, Kepala Badan Manajemen Bencana Alam Afganistan di Baghlan, Nasir Kohzad, mengatakan telah mengirim tim penyelamat ke lokasi bencana termasuk ke distrik-distrik lain yaitu Nahrin, Jalga dan Gudz.

Gempa berkekuatan 5,4 dan 5,6 dalam skala Richter mengguncang pada pukul 9.32 waktu setempat dan dirasakan hingga di ibukota Kabul. Pusat gempa ini berada di Pegunungan Hindu Kush sebelah utara Provinsi Badakhstan.

Iran: Nasib Israel Ada di Tangan Negara Timteng

Written By T Noval Ariandi on Senin, 11 Juni 2012 | 08.30

TEHERAN - Pejabat Dewan Keamanan Nasional Iran Saeed Jalili mengatakan, kebangkitan Islam menunjukkan fakta, bahwa nasib Israel berada di tangan negara-negara Timur Tengah. Jalili juga berkomentar mengenai peristiwa Arab Spring yang menumbangkan sejumlah rezim di negara Arab.

Pidato Jalili dilontarkan saat dirinya bertemu dengan Sekretaris Jendral Gerakan Perlawanan untuk Pembebasan Palestina, Ahmad Jibril. Pertemuan itu digelar di Kota Teheran, Iran, pada Minggu pekan lalu.

Menurut Jalili, Arab Spring muncul dan menumbangkan kekuasaan sejumlah rezim di Timur Tengah, seperti halnya Husni Mubarak di Mesir. Tumbangnya rezim-rezim itu dinilai menjadi suatu hal yang akan melemahkan posisi Israel di Timur Tengah.

"Musuh-musuh dari gerakan perlawanan (negara Barat), akan melakukan tindakan apapun untuk memperkecil kelemahan Israel. Mereka akan selalu ada," ujar Jibril, seperti dikutip Mehr, Senin (11/6/2012).

Jibril menjelaskan kembali, tekanan-tekanan yang diberlakukan oleh Iran terhadap sejumlah negara adidaya, menunjukkan adanya fakta akan adanya perkembangan di Timur Tengah. Hal itu juga diklaim merupakan peristiwa peningkatan kekuatan Islam yang menantang bagi Israel dan Amerika Serikat (AS).

Pejabat Iran itu juga menjelaskan sedikit tentang dukungannya terhadap Palestina. Menurutnya, Iran adalah harapan strategis bagi sebuah Negara Palestina.[]

Arab Israel Turun ke Jalan Peringati Pendudukan Israel

Written By T Noval Ariandi on Minggu, 10 Juni 2012 | 08.04

TEL AVIV - Ribuan warga Arab dan Yahudi di Israel, turun ke jalaan untuk memperingati 45 tahun Perang Enam hari yang memulai pendudukan Israel pada 1967 lalu. Mereka memenuhi kota-kota besar di Israel.

Menurut laporan media Haaretz, sekira 1.000 orang mulai berjalan dari Rabin Square dalam peringatan ini. Beberapa dari mereka membawa spanduk besar yang menuntut pendudukan Israel dihentikan.

"Tidak ada keadilan sosial tanpa ada berakhirnya aksi pendudukan," tulis seorang warga yang turut serta dalam peringatan ini, seperti dikutip Hareetz, Minggu (10/6/2012).

Sebelumnya peringatan serupa juga dilakukan oleh warga Palestina untuk mengenang kembali pertempuran pada Juni 1967 itu. Mereka memanfaatkan peringatan ini untuk melakukan protes pembangunan pemukim Yahudi di wilayah Tepi Barat.

Sekira 300 warga Palestina melemparkan batu ke arah konstruksi pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Insiden ini dilangsungkan di Desa Beit Nuba dan ditargetkan kepada pihak prajurit Israel.

Beberpa saksi mengatakan, beberapa warga Palestina menderita luka ringan setelah peluru karet dan gas airmata ditembakan oleh pasukan Israel. Sementara seorang prajurit Israel dilaporkan terluka dalam kejadian ini.[]
 

Anak-Anak Suriah Jadi Sasaran Kekejaman

DAMASKUS - Aksi pembantaian yang terjadi di Suriah terus menyita perhatian dunia internasional. Pembantaian yang menyasar anak-anak itu, memicu kecaman atas kekejaman yang terjadi.

Aksi pembantaian terbaru yang terjadi di Desa Qubair, Kota Hama Kamis 7 Juni kemarin, semakin menimbulkan sorotan tajam terhadap Suriah. Seorang warga yang berhasil selamat dalam insiden ini, sempat memberikan keterangan mengenai situasi di Qubair saat itu.

Menurut pengakuannya, warga yang tempat tinggalnya tidak jauh dari Desa Qubair melihat anak-anak yang turut menjadi korban pembantaian tersebut.

"Saya lihat seorang bayi yang baru berusia dua bulan, bagian tubuhnya terpotong," pengakuan Abou Hisham al-Hamouli, seperti dikutip The Daily Telegraph, Jumat (8/6/2012).

"Tubuh perempuan yang hangus terbakar juga terlihat. Perempuan itu tewas dengan dua anak yang memeluknya. Mereka tewas dengan cara menyedihkan dan terlalu banyak korban luka bakar lainnya," imbuhnya.

Sementara saksi lain mengaku mendengar pelaku pembantaian ini menyanyikan lagu yang memuji Presiden Suriah Bashar al-Assad. Tetapi belum dipastikan kebenaran dari laporan yang diterima hingga saat ini.

Tetapi tuduhan pelaku pembantaian ini diarahkan kepada milisi Shabiha. Mereka pada umumnya direkrut dari sekte Alawite yang juga merupakan asal dari Presiden Assad. Milisi ini tidak memiliki kaitan dengan militer suriah tetapi kerap melakukan kerja sama.
 

Internasional

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Search This Blog

World News

“Jikalau sekiranya penduduk-penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya itu. (Surat al-A'raaf: 96) "

Label 3

Label 6

Politik

Label 5

Label 4

News World

« »
« »
« »
Get this widget

Label 2

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. NewsKu - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger